Book

Agustianto-Books

Blog Network Niriah

Keuangan Syariah Butuh 40 Ribu SDI

Sumber : Republika

Sabtu, 21 Maret 2009 pukul 22:49:00

JAKARTA– Kebutuhan sumber daya Insani (SDI) di lembaga keuangan syariah diperkirakan mencapai 40 ribu orang di 2010. Salah satu faktor yang mendorong kebutuhan tersebut adalah target market share perbankan syariah sebesar 5 persen pada 2010.

Sekretaris Jenderal Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI), Agustianto mengatakan lulusan program studi ekonomi Islam baru sekitar 2.000 orang per tahunnya. ”Dari sana terlihat ada kesenjangan luar biasa, maka saat ini lembaga keuangan seperti bank syariah mengambil SDI dari lulusan ekonomi konvensional,” kata Agustianto kepada Republika, Jumat (20/3).

Dengan kondisi seperti itu, IAEI terus mendorong perguruan tinggi di Indonesia untuk membuka program studi maupun konsentrasi ekonomi Islam demi memenuhi kebutuhan industri keuangan syariah. Di akhir pekan ini IAEI bersama dengan Bank Indonesia akan mengadakan seminar ekonomi Islam di Medan dan Aceh.

Salah satu yang akan dibahas adalah mengenai kurikulum ekonomi Islam. Agustianto mengatakan, kurikulum yang ditawarkan tersebut dapat disesuaikan dengan konteks daerah masing-masing. Setelah Medan dan Aceh, seminar kurikulum ekonomi Islam akan diadakan di Palembang dan Padang.

Untuk memenuhi kebutuhan SDI industri keuangan syariah pun diperlukan upaya seluruh pihak. Selain dari industri dan regulator, peran serta aktif masyarakat juga diperlukan. Berdasar data publikasi BI per Januari 2009, jumlah SDI perbankan syariah sebanyak 11.881 orang, dengan rincian bank syariah 6.726 orang; unit usaha syariah 2.584 orang; dan BPRS 2.571 orang. ”Jumlah tersebut meningkat dibanding 2007 yang  8.685 orang,” katanya.

Sementara itu, untuk meningkatkan kualitas SDI, Bank Mega Syariah (BMS) memberikan pelatihan eksternal dan internal bagi karyawannya. ”Dalam pelatihan internal SDI ada modulnya dan dari semua aspek dipelajari,” kata Direktur Bisnis BMS, Ani Murdiati kepada Republika, Jumat (20/3).

Pelatihan tersebut pun dilakukan secara berkala setiap tahunnya, sementara pelatihan eksternal diberikan dengan mengikuti seminar maupun training yang diselenggarakan BI maupun lembaga lainnya.

Hingga saat ini BMS memiliki sekitar 2.900 karyawan. Ekspansi yang dilakukan melalui Mega Mitra Syariah membuat BMS terus melakukan perekrutan.

Dalam pengembangannya BMS menargetkan membuka 300 outlet Mega Mitra Syariah tahun ini. Untuk masing-masing outlet tersebut diperlukan SDI sebanyak 10 orang.

Di semester pertama 2009 BMS telah membuka 210 outlet Mega Mitra, sementara sisanya akan diselesaikan pada semester kedua. ”Dari sisa 90 outlet yang akan dibuka setidaknya memerlukan SDI sekitar 900 orang,” kata Ani. gie

Post DIPOSTING OLEH Agustianto | March 29, 2009

7 Responses to “Keuangan Syariah Butuh 40 Ribu SDI”

  1. A.Buchory Muslim Says:

    ayo bangkit! semoga mujahid2 iqtishod Islamy muncul dengan kapasitas dan kemampuan yang mampu menjawab tantangan zaman, jangan sampai banknya berkembang tetapi mujahid2nya masih tidak mencukupi. dibutuhkan kerjasama serius dan berkesinambungan untuk mendukung usaha jihad ini.

  2. phiet_smart Says:

    wah….sapa bilang belajar Ekonomi Syari’ah haya buad orang muslim aja…
    banyak orang nom muslim yang sekarang giat memperdalam ilmu yang satu ini..
    so..ayo dung temen2 seperjuangan…berjuang…and bekerja keras..byar ga terkalahkan spirit kita sama orang2 laen…
    chayo..chayo..semangat..

  3. Barang kali jumlah di atas masih bisa bertambah. Perkembangan perbankan asing yang syariah belum ikut dihitung. COba kita lihat HSBC, Bank Kuwait, Emirat Arab, banyak yang akan membuka cabangnya di Indonesia. Di samping itu juga banyak berkembang BPR syariah serta BMT (baitul Maal wa Tamwil). Mungkin masih butuh ratusan ribu SDI. Pertanyaannya: Bagaimana mencetak SDI yang banyak dan berkualitas? . Pertanyaan berikutnya : apakah perkembangan lembaga keuangan syariah juga diikuti dengan kesejahteraan masyarakat lainnya? Wallakua’lam.

  4. Yuli rahayu Says:

    Peluang sekaligus tantangan untuk berjuang menegakkan ekonomi Islam nich… Ayo jangan sampai kita hanya jadi penonton. terus belajar dan belajar agar mampu menjawab tantangan dan peluang berkiprah di ekonomi Islam

  5. Irfan Karim Sabat Says:

    lulusan ekonomi Islam sangat berpeluang kalau begitu.
    dan yang menjadi pemikiran saya sebagai mahasiswa di jurusan perbankan syariah adalah, perekrutan besar-besaran SDI oleh bank share yang begroundnya dari lulusan ekonomi Islam.
    kedepannya SDI yang direkrut oleh bank belum menguasai secara mendasar tentang prinsip-prinsip ekonomi Islam yang terpenting bagaimana prinsip ketauhidan bisa di pahami.
    jika pehamahaman tentang ketauhidan tidak dipahami maka yang akan mengelola perbankan share akan minim dari unsur ilahiyahnya.

  6. bagaimana dengan perkembangan LKS sementara SDI dlapangan yg mendalami ttg LKS masih sangat kurang

  7. Subhanallah.. berarti peluang semakin terbuka, semoga kami mampu menjawab tantangan ini.. salam hormat pak agus.. wassalam..

Leave a Reply